About Us
YAYASAN MULYA SINAR CENDEKIA KEEROM-PAPUA
Menabur Benih Kebaikan di Tanah Keerom: Kisah Perjalanan Yayasan Mulya Sinar Cendekia
Sebuah Niat, Sebuah Pengabdian
Setiap langkah besar selalu dimulai dari sebuah mimpi yang tulus. Yayasan Mulya Sinar Cendekia lahir dari kedalaman hati dan visi mulia dua sosok pengasuh sekaligus penggagas utama, Abah Mansur Nurdin dan Ustadzah Ningsih Wangania. Dengan semangat pengabdian terhadap umat dan pendidikan, beliau berdua meletakkan fondasi spiritual dan pemikiran tentang pentingnya sebuah wadah yang mampu memancarkan cahaya ilmu bagi sesama.
Dari Gagasan Menjadi Nyata
Bak gayung bersambut, gagasan luhur tersebut tidak berhenti sebagai wacana. Keinginan tulus sang orang tua diwujudkan dengan penuh dedikasi oleh putri kedua mereka, Ibu Neng Anggraini Ade, S.Pd.I. Melalui tangan dingin dan kegigihannya, visi Abah dan Ustadzah mulai dirajut menjadi sebuah institusi resmi yang kini kita kenal sebagai Yayasan Mulya Sinar Cendekia. Perjalanan ini bukanlah perjalanan tunggal. Kekuatan utama yayasan ini terletak pada ikatan kekeluargaan yang erat dan visi yang selaras. Dukungan penuh mengalir dari saudara-saudara lainnya yang turut bahu-membahu membangun pondasi yayasan:
Ibu Neng Dewi Sari, ST (Putri Pertama)
Ibu Indah Manistha Rediyanti, SE (Putri Ketiga)
Ustadzah Puteri Wulan Sartika, S.Pd.I (Putri Keempat)
Sinergi antara disiplin ilmu teknik, ekonomi, dan pendidikan dari para srikandi keluarga ini menjadi energi besar yang menggerakkan roda yayasan untuk terus maju.
Membangun di Atas Tanah Papua
Saat ini, Yayasan Mulya Sinar Cendekia sedang menapakkan jejak sejarahnya di Jl. Panca Bhakti New Garden, Kampung Asyaman, Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Di tanah ini, proses pembangunan sekretariat dan ruang belajar sedang berjalan dengan penuh khidmat. Kami percaya, setiap batu bata yang tersusun adalah investasi masa depan bagi generasi di Papua.
Untuk sementara waktu, pusat aktivitas dan layanan administratif kami beroperasi di Jl. Merpati No. 51, Kampung Yuwanain, Distrik Arso. Meski masih dalam tahap pengembangan fisik, semangat kami untuk menebar manfaat tidak pernah surut.
Menatap Masa Depan
Yayasan Mulya Sinar Cendekia bukan sekadar organisasi, melainkan warisan nilai dari orang tua kepada anak, dan dari keluarga untuk masyarakat. Kami hadir untuk menjadi sinar yang mencerdaskan dan mulia dalam pengabdian. Perjalanan besar ini tidak terjadi dalam semalam. Jauh sebelum Yayasan Mulya Sinar Cendekia berdiri kokoh, benih pendidikan pertama telah ditanam pada tahun 2010. Adalah Bapak Mahfud Tupan, S.Pd.I M.M.Pd, menantu dari Abah Mansur Nurdin, yang mewujudkan langkah awal ini dengan mendirikan PKBM Mulya Arso II. Lembaga ini menjadi fondasi utama dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat di Arso, membuktikan bahwa komitmen keluarga terhadap ilmu pengetahuan telah berakar kuat sejak lama.
Visi Pengasuh dan Estafet Perjuangan
Semangat dari PKBM tersebut kemudian diperluas melalui visi besar sang pengasuh sekaligus penggagas utama yayasan, Abah Mansur Nurdin dan Ustadzah Ningsih Wangania. Beliau berdua memimpikan sebuah payung yang lebih luas untuk menaungi berbagai aktivitas sosial dan pendidikan.
Mekar dan Bertumbuh
Dari akar PKBM yang kuat, yayasan kini telah melahirkan berbagai lembaga pendidikan yang menjadi tumpuan harapan masyarakat, di antaranya: TK Nurul Iman dan TPA Nurul Iman, dan berbagai program pendidikan berkelanjutan lainnya yang dirancang untuk mencetak generasi berakhlak mulia dan berwawasan luas.
Penutup
Yayasan Mulya Sinar Cendekia adalah cerita tentang keluarga, cinta, dan dedikasi tanpa batas untuk tanah Papua. Kami hadir bukan hanya untuk mendidik, tetapi untuk menjadi sinar bagi setiap insan yang ingin meraih kemuliaan ilmu.









